Breaking News


Friday, January 31, 2014

TTI: Perayaan Imlek di Wihara Satya Dharma Tanpa Kehadiran Barongsai



Jakarta - Sejak sehari sebelum hari raya tahun baru Imlek, Wihara Satrya Dharma sudah mulai melakukan persiapan seperti pembersihan dalam ruang doa dan sekitar lingkungan wihara.

Pengelola wihara, Amin (65), mengatakan bahwa pembersihan tersebut dilakukan agar setiap orang yang akan berdoa merasa lebih nyaman dengan kondisi wihara.

"Untuk Imlek tahun ini, gak ada pertunjukan barongsai," ujar Amin saat di wawancara SP, Jumat (31/1).

Amin juga mengungkapkan bahwa pengunjung yang melakukan ritual doa, sejak Kamis sore hingga Jumat petang, cenderung berkurang drastis.

"Ada berkurang 40% dibanding tahun lalu, sepi gini soalnya daerah sini baru kena banjir," ujarnya.

Amin menjelaskan, ritual berdoa ke dewa dan leluhur tidak harus atau tidak diwajibkan untuk datang ke wihara atau klenteng, orang Tionghoa bisa melakukan doa tersebut dirumah masing-masing.

Di sepanjang bagian sisi pintu masuk wihara tersebut nampak sudah dipenuhi oleh orang-orang yang mengharapkan pemberian angpao ataupun bantuan berupa sembako kepada mereka.

Wamina (66) salah seorang peminta di Wihara Satrya Dharma mengaku sudah datang ke wihara tersebut sejak Kamis pagi. "Ya daripada di rumah, mendingan datang ke sini lumayan, siapa tahu bisa dapet rejeki lebih," ujar Wamina yang tinggal di belakang pos polisi Teluk Intan.

Supriyanto (50) Kanit Intel Polsek Penjaringan mengatakan bahwa dari polsek Penjaringan sendiri menyiapkan 160 personil yang akan ditempatkan di wihara-wihara yang berada di kecamatan Penjaringan.

"Kami sudah melakukan apel sejak Kamis sore kemarin dan personil kami akan stand by di lokasi wihara secara bergantian untuk menjaga keamanan dan mencegah kemacetan lalu lintas akibat kendaraan mobil pengunjung wihara yang akan parkir," ujar Supriyanto.

"Imlek di tahun 2014 ini dirayakan secara sederhana dan lebih mengutamakan kepedulian terhadap warga sekitar korban banjir," ujar Levi Kowara selaku kepala pengurus Wihara Satrya Dharma.

Menurut Levi, Tahun baru imlek 2014 yang merupakan tahun kuda kayu yang melambangkan harapan, perkembangan dan kemajuan perekonomian orang yang merayakan Imlek bisa lebih maju di tahun yang baru ini.





Original Post by: http://ift.tt/1bIw12Q

http://ift.tt/1bIw12Q
Share This
Blogger
Facebook
Disqus

comments powered by Disqus
Subscribe
Labels
Popular Posts

Subscribe Via Email

About Us

Advertisment

Like Us

© Trending Topik Indonesia All rights reserved | Designed By Seo Blogger Templates